Pengguna RyzaChat AI Temukan Celah untuk Ngobrol Sensitif, Ini Tanggapan dari Developer

Baru-baru ini, aplikasi RyzaChat AI, yang mengalami penundaan rilis sebelumnya, akhirnya diluncurkan dan kini dapat diakses oleh pengguna di Jepang. Aplikasi ini memiliki fitur inovatif yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan karakter Ryza, dengan syarat melakukan pembelian token tertentu untuk memulai percakapan.
Celakanya, Pengguna Temukan Celah untuk Ngobrol Sensitif
Sangat mengejutkan, hanya dalam beberapa hari setelah peluncurannya, sejumlah pengguna telah menemukan cara untuk mengobrol mengenai topik yang tidak pantas dengan Ryza, meskipun seharusnya aplikasi ini telah dilengkapi dengan pengaturan yang ketat untuk mencegah hal tersebut.
Fenomena Obrolan Mesum di RyzaChat AI
Berdasarkan video yang diunggah oleh pengguna di platform Twitter X, tampak bahwa mereka berhasil melakukan interaksi yang berisi konten mesum dengan karakter Ryza. Hal ini jelas menunjukkan bahwa ada celah dalam sistem yang seharusnya melindungi integritas aplikasi.
Dalam video-video tersebut, pengguna tampaknya menggunakan semacam prompt yang tidak diketahui jenisnya, yang memungkinkan karakter waifu tersebut untuk merespons perintah mereka, meskipun konten tersebut bersifat vulgar.
Padahal, developer SpiralAI telah berupaya keras untuk memastikan bahwa aplikasi RyzaChat AI tidak memberikan akses kepada pengguna untuk membuat prompt yang dapat mengarah pada percakapan yang tidak pantas. Beberapa pengguna bahkan berhasil membuat Ryza berbicara dengan intonasi dan nada yang sangat menggoda, yang tentu saja akan menarik perhatian banyak penggemar, khususnya dari kalangan pria.
Bukti yang Kuat di Media Sosial
Bagi yang meragukan kebenaran informasi ini, banyak bukti dalam bentuk video yang diunggah oleh pengguna RyzaChat AI di Jepang bisa ditemukan di media sosial.
- Video pertama: Link Video 1
- Video kedua: Link Video 2
- Video ketiga: Link Video 3
- Video keempat: Link Video 4
Tanggapan Resmi dari Developer
Menyikapi temuan yang cukup meresahkan ini, pihak developer SpiralAI mengeluarkan pernyataan resmi. Mereka menjelaskan bahwa meskipun RyzaChat AI dirancang untuk memfasilitasi interaksi yang menyenangkan dengan karakter Ryza, banyak pengguna yang tampaknya telah memanfaatkan kebebasan tersebut secara berlebihan.
Menurut SpiralAI, beberapa pengguna telah melakukan apa yang dikenal sebagai “prompt injection”, yaitu memanipulasi isi pesan mereka untuk mengekstrak konten yang ada dalam aplikasi dengan cara yang melanggar ketentuan layanan yang telah ditetapkan.
Manipulasi Konten dan Pelanggaran Ketentuan
Baru-baru ini, banyak unggahan di media sosial yang menunjukkan bagaimana pengguna berhasil memodifikasi isi pesan mereka dan mengekstrak aset dari permainan, yang jelas melanggar aturan penggunaan. Tindakan ini menghasilkan respons dari karakter Ryza yang tidak sesuai dengan karakter aslinya, termasuk pernyataan yang bernada vulgar dan berbahaya.
SpiralAI menegaskan bahwa tindakan tersebut melanggar ketentuan layanan, khususnya Pasal 8 Ayat 1 mengenai pelanggaran hak perlindungan IP, karena pengguna telah melanggar batasan teknis dan menggunakan pesan yang tidak pantas.
Upaya Ekstraksi File dan Reverse Engineering
Selain itu, SpiralAI juga menemukan indikasi bahwa beberapa pengguna berusaha mengekstrak file aplikasi, seperti aset karakter dan klip suara, untuk keperluan pembuatan konten dan tujuan lainnya. Tindakan ini dianggap sebagai reverse engineering dan juga melanggar ketentuan layanan aplikasi.
Menanggapi situasi ini, pihak SpiralAI mengambil langkah serius dengan berencana bekerja sama dengan pihak berwenang, mengingat tindakan ini dianggap sebagai kejahatan terhadap produk aplikasi mereka.
Peringatan untuk Pengguna RyzaChat AI
Developer RyzaChat AI juga meminta kepada seluruh pengguna untuk bijak dalam menggunakan aplikasi. Mereka mengingatkan agar tidak melakukan tindakan yang melanggar ketentuan dan etika penggunaan aplikasi.
Dengan semua informasi ini, kita dapat melihat bagaimana pengguna RyzaChat AI menemukan cara untuk berinteraksi dengan karakter Ryza dalam konteks yang tidak pantas, serta bagaimana developer berencana menanggapi masalah serius ini. Apa pendapat Anda mengenai situasi ini?
Untuk informasi lebih lanjut dan pertanyaan lainnya, Anda dapat menghubungi kami melalui email.
➡️ Baca Juga: Rumah Sekunder Semakin Terjangkau, Namun Ketersediaan Hunian Semakin Menipis
➡️ Baca Juga: Samsung Siap Luncurkan Tiga Smartphone Lipat Sekaligus, Termasuk Galaxy Z Fold 8 dan Versi Wide