ZTE dan SURGE Rilis Layanan Komersial 5G FWA 1.4GHz Pertama di Dunia: Langkah Optimalisasi SEO untuk Meningkatkan Peringkat Google

Indonesia mengukuhkan dirinya sebagai pelopor dalam teknologi 5G global dengan peluncuran layanan komersial 5G FWA 1.4GHz pertama di dunia. Kolaborasi strategis antara ZTE Corporation dan PT Solusi Sinergi Digital (SURGE) ini diumumkan pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona. Tujuan mereka bersatu adalah untuk mempercepat inklusi digital, meluasnya akses fixed broadband, dan mengurangi kesenjangan konektivitas di Indonesia, terutama di daerah-daerah yang belum tersentuh oleh infrastruktur fiber optik tradisional.
PT Telemedia Komunikasi Pratama, anak perusahaan SURGE, berhasil memenangkan lelang frekuensi Broadband Wireless Access (BWA) 2025 untuk Region-1. Wilayah ini mencakup Jawa, Maluku, dan Papua, yang mewakili lebih dari 60% populasi Indonesia, membuatnya menjadi pasar digital yang strategis. Keberhasilan ini menandai SURGE sebagai operator 5G FWA 1,4GHz pertama di dunia yang meluncurkan layanan fixed broadband komersial menggunakan spektrum tersebut di skala global.
Layanan Baru dengan Merek IRA
Layanan komersial baru ini diluncurkan dengan merek IRA – Internet Rakyat pada 19 Februari 2026. Layanan ini menawarkan fixed broadband berkecepatan tinggi hingga 100Mbps dengan biaya yang sangat terjangkau, yaitu Rp100.000 (sekitar USD6) per bulan. Paket ini mencakup kuota unlimited dan penyewaan modem gratis, menjadikannya solusi akses internet yang inklusif dan terpercaya untuk semua lapisan masyarakat.
ZTE: Mitra Teknologi Utama
ZTE, sebagai mitra teknologi utama, menyediakan solusi FWA terintegrasi end-to-end, yang mencakup infrastruktur Radio Access Network (RAN), perangkat Customer Premises Equipment (CPE), serta layanan implementasi teknis yang komprehensif. Model penggelaran ini dirancang untuk memastikan komersialisasi yang cepat.
Keunggulan Utama
Keunggulan utama layanan ini terletak pada penggunaan frekuensi 1,4GHz yang merupakan spektrum mid-band. Frekuensi ini menawarkan keseimbangan optimal antara cakupan dan kapasitas, mendukung layanan dengan jangkauan lebih luas dan penetrasi sinyal indoor yang lebih baik. Integrasi akses nirkabel 1,4GHz dengan jaringan backbone fiber optik milik SURGE di sepanjang koridor jalur kereta api di Pulau Jawa dapat menurunkan biaya investasi per pelanggan.
Kolaborasi Strategis
Richard Liang, Presiden Direktur ZTE Indonesia, menyampaikan kebanggaannya terhadap kolaborasi ini. “Kemitraan ini menunjukkan bagaimana teknologi nirkabel generasi terbaru dapat menjadi solusi praktis dan efisien biaya untuk memperluas akses fixed broadband secara masif, khususnya di Indonesia,” ujarnya. Shannedy Ong, Direktur PT Solusi Sinergi Digital Tbk sekaligus Presiden Direktur PT Telemedia Komunikasi Pratama, juga menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah langkah strategis untuk mempercepat konektivitas nasional. “Dengan teknologi dan keahlian ZTE, kami yakin dapat menghadirkan akses internet berkualitas tinggi kepada lebih banyak masyarakat di seluruh Indonesia,” tambahnya.
➡️ Baca Juga: Absennya Verdonk Sebabkan Lille Tertahan oleh Lorient
➡️ Baca Juga: Meningkatnya Tren Investasi Emas, Pengganti Pembelian Mobil di Kalangan Masyarakat