XLSmart Mempercepat Pendaftaran Biometrik Wajah dan Adopsi eSIM untuk Peningkatan Kinerja

XLSmart, pemimpin dalam teknologi telekomunikasi, baru-baru ini meluncurkan layanan registrasi kartu SIM berbasis biometrik wajah yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI). Selain itu, XLSmart juga mempercepat adopsi eSIM. Merza Fachys, Direktur & Chief Regulatory XLSmart, menyatakan bahwa implementasi ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam memperkuat standar keamanan data. “Dengan validasi yang terhubung langsung ke database Dukcapil, XLSmart memastikan bahwa identitas setiap pelanggan valid dan terlindungi dari penyalahgunaan pihak ketiga,” kata Merza.
Teknologi biometrik wajah XLSmart memberikan manfaat signifikan dalam hal keamanan dan efisiensi. Studi GSMA menunjukkan bahwa teknologi ini dapat mengurangi kemungkinan duplikasi identitas hingga lebih dari 80% dan meningkatkan efisiensi manajemen penipuan hingga 20-30%. Lebih jauh, sistem pengenalan wajah modern XLSmart mencapai tingkat akurasi 95-99% menurut NIST (National Institute of Standards and Technology), dan dilengkapi dengan kemampuan deteksi hidup canggih untuk mencegah upaya pemalsuan.
Dalam hal kemudahan, proses registrasi yang biasanya memakan waktu 5-7 menit, kini dapat diselesaikan dalam kurang dari 1 menit dengan proses otomatis yang menggunakan deteksi hidup. Ini secara efektif mempercepat proses Know Your Customer (KYC). Dalam hal privasi, XLSmart menjaga keamanan data pelanggan dengan menerapkan prinsip desain keamanan dan minimasi data. Data biometrik tidak disimpan oleh XLSmart, melainkan langsung diteruskan ke sistem Dukcapil untuk validasi dan dihapus setelah proses selesai.
XLSmart telah menjalani uji ketat dan memenuhi standar keamanan internasional, termasuk ISO 27001 dan ISO 27701, serta lulus uji Presentation Attack Detection (ISO 30107-3). Untuk memastikan layanan yang inklusif, XLSmart telah menyediakan layanan registrasi biometrik di 143 titik layanan di seluruh Indonesia, termasuk 94 XL Center dan 51 Galeri Smartfren, dengan fokus di wilayah dengan densitas pelanggan tinggi seperti Jabodetabek, Jawa Timur, dan Sumatera.
Pelanggan juga dapat melakukan registrasi secara mandiri melalui digital, melalui website resmi XL, AXIS, dan Smartfren, serta aplikasi myXL, AXISNET, dan mySF. Seiring dengan peningkatan keamanan melalui biometrik, adopsi eSIM XLSmart juga terus mendapat respons positif, dengan jumlah pengguna saat ini lebih dari 1,6 juta. XLSmart terus mengintegrasikan sistem registrasi biometrik sebagai solusi yang meminimalkan hambatan teknis saat aktivasi, memberikan jaminan keamanan yang sama kuatnya antara pengguna kartu fisik maupun eSIM.
PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk adalah perusahaan telekomunikasi terpadu terbaru di Indonesia yang terbentuk dari penggabungan PT XL Axiata Tbk, PT Smartfren Telecom Tbk, dan PT Smart Telecom.
➡️ Baca Juga: Analisis Data PHK di Indonesia: Studi Jaminan Kehilangan Pekerjaan di Awal 2026 dan Komparasi dengan Tahun-tahun Sebelumnya
➡️ Baca Juga: Mewaspadai Penyebaran Hoaks Penukaran Uang Bank Indonesia di Media Sosial: Langkah Preventif dan Solusi Tepat