INACA dan KIU Tingkatkan Efisiensi Penanganan Penumpang Maskapai dengan Teknologi AI

Jakarta – Dalam upaya meningkatkan efisiensi dalam penanganan penumpang, Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia (INACA) telah berkolaborasi dengan KIU System Solutions untuk memperkenalkan inovasi teknologi digital yang berbasis kecerdasan buatan (AI). Inisiatif ini bertujuan untuk mengatasi tantangan yang sering dihadapi maskapai penerbangan dalam mengelola penumpang yang beragam dan kompleks.
Tantangan Penanganan Penumpang di Industri Penerbangan
Menurut Bayu Sutanto, Sekretaris Jenderal INACA, penanganan penumpang merupakan aspek yang penuh tantangan bagi maskapai penerbangan. Hal ini terutama disebabkan oleh volume perjalanan dan jumlah penumpang yang sangat besar, serta keragaman latar belakang yang dimiliki oleh setiap individu.
Selain itu, tantangan ini juga mencakup kompleksitas operasional yang harus dikelola dengan ketat. Aspek-aspek seperti keselamatan, keamanan, dan efisiensi operasional semuanya harus diperhatikan dengan seksama. Bayu menekankan bahwa tantangan ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga mencakup berbagai elemen bisnis dalam industri penerbangan itu sendiri.
Pengaruh Penanganan yang Tidak Efisien
Ketidakefektifan dalam penanganan penumpang dapat memberikan dampak serius bagi maskapai penerbangan. Masalah ini bisa berujung pada penurunan kepercayaan penumpang, yang akhirnya dapat memengaruhi bisnis secara keseluruhan. Oleh karena itu, sangat penting bagi maskapai untuk mengadopsi pendekatan yang lebih efisien dan efektif.
Dengan penanganan yang tepat, maskapai tidak hanya dapat meningkatkan keselamatan dan keamanan operasional, tetapi juga memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang. Hal ini diharapkan dapat berkontribusi pada pertumbuhan bisnis maskapai serta memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat dalam industri penerbangan.
Kolaborasi INACA dan KIU System Solutions
Untuk mencapai tujuan tersebut, INACA bersama dengan KIU System Solutions telah mengadakan sosialisasi mengenai sistem penanganan penumpang yang lebih baik. Acara ini diadakan di Jakarta dan dihadiri oleh berbagai maskapai penerbangan berjadwal yang tergabung dalam INACA, seperti Garuda Indonesia, Citilink, dan Indonesia AirAsia.
Bayu menjelaskan bahwa sistem penanganan yang diperkenalkan adalah solusi digital yang komprehensif. Sistem ini dirancang untuk menghubungkan semua tahap proses penerbangan, mulai dari pemesanan hingga penyelesaian akuntansi, secara terintegrasi dan efisien.
Fitur Utama dari Sistem Penanganan Penumpang
Salah satu fitur unggulan dari sistem ini adalah Passenger Service System (PSS) yang komprehensif, yang terintegrasi penuh dengan Departure Control System (DCS) dan mesin e-commerce. Sistem ini juga dilengkapi dengan kemampuan seluler serta modul-modul khusus, seperti KIU Allotment Manager, yang dirancang untuk menangani perjanjian operator tur yang kompleks.
Selain itu, hadir juga asisten perjalanan berbasis Generative AI yang dikenal sebagai KIUT AI Concierge. Sistem ini mampu menangani volume transaksi yang sangat besar, memahami emosi serta preferensi pengguna dalam lebih dari 75 bahasa, dan beroperasi di berbagai saluran komunikasi aktif seperti WhatsApp dan Telegram.
Manfaat Teknologi AI dalam Penanganan Penumpang
Dengan penerapan teknologi AI, maskapai dapat meningkatkan penjualan langsung dengan konversi yang tinggi. KIUT AI Concierge dapat melakukan upselling secara otomatis dan menangani proses rebooking akibat gangguan penerbangan dalam hitungan detik tanpa memerlukan intervensi manusia. Hal ini tentunya akan mengurangi beban kerja staf dan meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan.
Sistem akuntansi pendapatan yang terintegrasi penuh, KIU Admin – Revenue Accounting, juga berperan penting. Setelah transaksi selesai, sistem ini langsung menerbitkan dokumen elektronik (Electronic Miscellaneous Documents/EMD) dan mengotomatiskan proses rekonsiliasi. Ini membantu melindungi maskapai dari potensi kekurangan tagihan agen dan memberikan metrik Daily Flown Revenue secara real-time saat penerbangan ditutup.
Keunggulan Implementasi Teknologi AI
- Meningkatkan efisiensi operasional
- Mempercepat proses penanganan penumpang
- Meningkatkan pengalaman pengguna melalui personalisasi
- Mengurangi kesalahan manusia dalam proses rebooking
- Memberikan data analitis untuk pengambilan keputusan yang lebih baik
Penutup
Inisiatif INACA dan KIU System Solutions untuk mengimplementasikan teknologi AI dalam penanganan penumpang adalah langkah maju yang signifikan bagi industri penerbangan di Indonesia. Dengan menghadirkan sistem yang lebih efisien dan efektif, diharapkan dapat membawa dampak positif bagi maskapai dan seluruh pemangku kepentingan. Pada akhirnya, teknologi AI tidak hanya akan membantu menyederhanakan proses, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih baik bagi setiap penumpang yang menggunakan layanan penerbangan.
➡️ Baca Juga: Bank Ganesha Raih Kinerja Tertinggi Sepanjang Sejarah di Tahun 2025
➡️ Baca Juga: Jumlah Pendatang Baru di Jakarta Menurun Signifikan, Ini Penyebabnya