happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

slot depo 10k slot depo 10k
Olahraga

Pastikan Target Empat Emas Tercapai dengan Strategi yang Efektif dan Terukur

Jakarta – Target empat emas yang ditetapkan oleh kontingen Indonesia di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya akhirnya berhasil tercapai. Atlet panjat tebing, Desak Made Rita Kusuma Dewi, menjadi penyumbang medali emas keempat bagi Merah Putih setelah berhasil mencatatkan waktu tercepat di final nomor speed putri yang berlangsung di Portmesse Nagoya Exhibition Hall 1 pada Rabu, 30 September.

Pencapaian yang Membanggakan

Desak menutup perlombaan dengan waktu 6,62 detik. Meski menghadapi situasi menegangkan di final, terutama setelah atlet Tiongkok di lintasan sebelahnya didiskualifikasi karena melakukan false start, Desak berhasil menjaga fokus dan melaju hingga menyentuh tombol finis pertama.

Medali emas ini menambah daftar prestasi Indonesia dalam cabang panjat tebing, yang kembali menunjukkan perannya dalam perburuan medali bagi Merah Putih di pentas Asia. Dalam semifinal, Indonesia memiliki dua wakil. Berthdigna Devi Surya Kusuma berhasil melaju setelah menempati posisi kedua di heat kedua perempat final dengan catatan waktu 6,73 detik.

Perjalanan Berthdigna Devi Surya Kusuma

Sayangnya, langkah Devi terhenti di semifinal karena perlombaan sempat tertunda akibat masalah teknis. Setelah perlombaan dilanjutkan, Devi tidak berhasil masuk ke daftar finalis. Namun, emas yang diraih Desak membuat koleksi medali Indonesia menjadi empat emas, tujuh perak, dan 20 perunggu, total 31 medali. Capaian ini menempatkan Indonesia di posisi ke-15 klasemen sementara hingga Rabu.

Medali Emas Indonesia di Asian Games 2026

Empat medali emas yang diraih Indonesia sejauh ini berasal dari:

  • Tim bulu tangkis beregu putra
  • Rahmat Erwin Abdullah di kelas 75 kilogram putra angkat besi
  • Pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin di ganda putra
  • Desak Made pada nomor speed putri

Perhatian kini beralih ke nomor speed putra, di mana dua wakil Merah Putih, Aditya Tri Syahria dan Veddriq Leonardo, akan bertanding di babak perempat final pada Kamis, 1 Oktober. Aditya membawa modal yang sangat baik, setelah memecahkan rekor Asian Games hingga tiga kali selama kualifikasi.

Catatan Memukau Aditya Tri Syahria

Dalam kualifikasi, Aditya mencatatkan waktu 4,74 detik pada percobaan pertama, lalu memperbaikinya menjadi 4,70 detik, dan akhirnya menutup kualifikasi dengan waktu 4,62 detik. Catatan tersebut mengantarkannya menjadi pemuncak kualifikasi, unggul 0,02 detik dari atlet Tiongkok, Jianguo Long, yang membukukan waktu 4,64 detik.

Di perempat final, Aditya akan berhadapan dengan Jinyong Jo dari Korea Selatan, Shuto Fujino dari Jepang, dan Chi Fung Au dari Hong Kong. Kesempatan ini memberi Aditya peluang untuk menambah koleksi medali Indonesia.

Veddriq Leonardo: Harapan Emas Berikutnya

Veddriq juga berhasil lolos ke babak perempat final setelah menempati posisi kelima dengan waktu terbaik 4,78 detik. Atlet yang juga merupakan peraih emas Olimpiade Paris 2024 ini menunjukkan kemajuan yang signifikan dengan catatan waktu yang terus membaik: 5,06 detik, 4,99 detik, 4,89 detik, hingga akhirnya 4,78 detik.

“Syukurlah bisa menampilkan yang terbaik. Memang cukup puas, hanya agak sedikit kewalahan karena waktu persiapan terlalu mepet dengan babak kualifikasi,” ungkap Veddriq. Dia tetap optimis untuk menghadapi fase gugur, terlebih dengan penampilan Aditya yang sangat mengesankan sebagai pemuncak kualifikasi.

Peta Persaingan di Asian Games 2026

Sampai Rabu, 30 September, Tiongkok masih mendominasi klasemen sementara Asian Games 2026 dengan total 143 emas, 62 perak, dan 49 perunggu, menghasilkan total 254 medali. Jepang berada di urutan kedua dengan 45 emas, 71 perak, dan 67 perunggu, sedangkan Korea Selatan menempati posisi ketiga dengan 24 emas, 27 perak, dan 44 perunggu.

Indonesia, dengan koleksi empat emas, tujuh perak, dan 20 perunggu, berada di peringkat ke-15 dengan total 31 medali. Capaian ini menjadi langkah positif bagi kontingen Indonesia dan menegaskan potensi yang dimiliki dalam kompetisi di level Asia.

➡️ Baca Juga: Rekomendasi 7 Film Inspiratif Tentang Perjuangan Buruh yang Penuh Makna

➡️ Baca Juga: Raptor Lake Tetap Dijual, Pilih Motherboard Hybrid untuk Kinerja Optimal

Related Articles

Back to top button