Membahas tentang perjalanan mudik, titik rawan kemacetan tentu menjadi salah satu faktor yang harus diperhitungkan oleh pemudik. Dengan memahami wilayah mana saja yang berpotensi macet, Anda bisa merencanakan rute serta waktu perjalanan dengan lebih baik. Sebagai panduan, berikut ini kami hadirkan daftar lengkap titik rawan kemacetan di jalintim dan jalinteng Sumsel yang perlu Anda waspadai.
Pemetaan Titik Rawan Kemacetan Sumsel oleh Dinas Perhubungan
Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan telah melakukan pemetaan dan menemukan 22 titik rawan kemacetan yang tersebar di beberapa ruas jalan di wilayah ini. Pemetaan ini dilakukan berdasarkan pengamatan selama arus mudik dan arus balik Idul Fitri pada tahun sebelumnya.
Menurut Musni Wijaya, yang menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel, titik-titik rawan kemacetan paling banyak ditemukan di jalur Jalan Lintas Timur (Jalintim), dengan ruas Palembang–Betung sebagai jalur utama.
Jalur Strategis Jalintim dan Titik-titik Rawan Kemacetan
Jalintim adalah jalur penting yang menghubungkan wilayah Lampung hingga Jambi. Setiap tahun, jalur ini dilalui oleh kendaraan pemudik dari berbagai daerah. Ada sebelas titik rawan kemacetan di jalur ini, yang tersebar di ruas Peninggalan–batas Jambi, Sungai Lilin–Betung, serta Palembang–Betung.
Musni Wijaya juga memprediksi bahwa kemacetan di ruas Palembang–Betung akan berkurang saat mudik lebaran, seiring dengan berfungsinya ruas tol. Akan tetapi, ia juga mengingatkan tentang potensi kepadatan di pintu keluar tol yang bisa menjadi titik kemacetan baru.
Titik Rawan Kemacetan di Ruas Lainnya
Selain di Jalintim, titik rawan kemacetan juga ditemukan di ruas Simpang Indralaya–Meranjat, Meranjat–Kayuagung, Kayuagung–Simpang Penyandingan, serta Simpang Penyandingan menuju Lampung.
Di jalur Jalan Lintas Tengah (Jalinteng), terdapat enam titik rawan kemacetan. Titik-titik tersebut terletak di Muara Enim–Simpang Sugihwaras, Simpang Sugihwaras–Baturaja, batas Musi Rawas–Tebing Tinggi, dan ruas Yos Sudarso–Lubuklinggau.
Terakhir, Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel juga telah memantau lima titik rawan kemacetan di jalur penghubung, yaitu Jalan Lingkar Kota Sekayu, Pagar Alam–Tanjung Sakti–Bengkulu, Prabumulih–Beringin, serta Simpang Belimbing–batas Muara Enim.
Faktor-faktor Penyebab Kemacetan
Beberapa faktor yang memicu kemacetan antara lain tingginya volume kendaraan, aktivitas pasar tumpah, perlintasan sebidang kereta api, serta kondisi jalan yang menyempit di beberapa lokasi. Mengenali faktor-faktor ini dapat membantu Anda merancang strategi perjalanan yang lebih baik.
Antisipasi dan Pengaturan Lalu Lintas
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama arus mudik dan arus balik Lebaran, Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel bersama kepolisian dan instansi terkait akan melakukan pengaturan lalu lintas, menempatkan petugas di titik rawan, serta memasang rambu dan informasi lalu lintas bagi pengguna jalan. Tujuannya adalah untuk memastikan arus mudik dan balik Lebaran berjalan aman, lancar, dan terkendali.
➡️ Baca Juga: Richard Lee Ditahan oleh Kepolisian: Fakta Terkini dan Analisis Mendalam
➡️ Baca Juga: Vivo Hadirkan Sejumlah Smartphone Baru di Awal 2026, dari Flagship X300 Pro hingga Seri Y Terjangkau