Jakarta – Nominasi untuk Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026 telah resmi diumumkan. Ketua Umum Yayasan AMI, Chandra Darusman, mengungkapkan bahwa mereka telah menerima lebih dari 5.360 lagu yang terdaftar untuk tahun ini. Dari jumlah tersebut, panitia melakukan penyaringan dan menetapkan 67 kategori, termasuk empat kategori baru. Dengan banyaknya lagu yang masuk, pengumuman ini tentu menjadi momen yang dinantikan oleh para penggemar musik dan pelaku industri musik Indonesia.
Mendominasi Nominasi: Andi Rianto dan Isyana Sarasvati
Dalam AMI Awards 2026, dua musisi, Andi Rianto dan Isyana Sarasvati, menjadi sorotan utama dengan masing-masing meraih delapan nominasi. Keduanya tidak hanya bersaing di kategori teknis tetapi juga di kategori umum yang bergengsi. Isyana bersaing untuk gelar Album Terbaik melalui album terbarunya, EKLEKTIKO, sementara Andi Rianto mencalonkan lagu “kota ini tak sama tanpamu” untuk Karya Produksi Terbaik. Kesuksesan mereka menggambarkan kontribusi signifikan dalam industri musik Indonesia.
Dominasu di Genre Pop
Sementara itu, Idgitaf dan Tulus tampil menonjol sebagai penyanyi solo terkemuka di genre pop. Karya mereka berhasil masuk ke dalam dua kategori utama, yaitu Album Terbaik dan Karya Produksi Terbaik. Dengan melodi yang catchy dan lirik yang mendalam, mereka telah berhasil menarik perhatian banyak pendengar.
Daftar Lengkap Nominasi AMI Awards 2026
Berikut adalah rincian lengkap nominasi di berbagai kategori yang telah ditetapkan untuk AMI Awards 2026:
Bidang Pop
Artis Solo Wanita Pop Terbaik
- Bernadya — Rabun Jauh (Semoga Hanya di Mimpi)
- Ghea Indrawari — 1000X (Rasi Bintang)
- Idgitaf — Rutinitas (Berusaha di Bawah Hujan)
- Lyodra — Teganya Kau (Teganya Kau)
- Mahalini — Untuk Yang Bersama Nya (Koma,)
Artis Solo Pria Pop Terbaik
- Ifan Seventeen — Jangan Paksa Rindu – Beda (Resonance)
- Pamungkas — Berapa Kali Kita Akan Saling Memaafkan (Berapa Kali Kita Akan Saling Memaafkan)
- Raim Laode — Iqro (Iqro’)
- Rony Parulian — Wals Akhir Zaman (Wals Akhir Zaman)
- Tulus — Teh Hijau (Teh Hijau)
Duo/Grup Pop Terbaik
- For Revenge — Bandung Hari Ini (Perayaan Patah Hati – Babak 2)
- Juicy Luicy — Gurun Hujan (Gurun Hujan)
- Lomba Sihir — Melompat Lebih Tinggi (Melompat Lebih Tinggi)
- Perunggu — Pikiran Yang Matang (Dalam Dinamika)
- Sheila on 7 — Sederhana (Sederhana)
Pencipta Lagu Pop Terbaik
- Adrian Khalif, Belanegara Abimanyu, Iqbal Siregar, Kaleb Jonathan, dan Rizky Febian — Alamak (Rizky Febian, Adrian Khalif)
- Bernadya Ribka, Rendy Pandugo, dan Mohammed Kamga — Rabun Jauh (Bernadya)
- Happy Andromeda dan Dimas Bokor — Bahagia Lagi (Piche Kota)
- Muhammad Tulus — Teh Hijau (Tulus)
- Putra Permana dan Ari Lesmana — Sesi Potret (enau, Ari Lesmana)
Penata Musik Pop Terbaik
- Andi Rianto — Salahi Aku (Ku Jatuh Cinta Lagi) (Yovie Widianto, Andi Rianto, Rony Parulian)
- Ivan Tangkulung — Terima Kasih (Naura Ayu)
- Kevin Pangestu — Sesi Potret (enau, Ari Lesmana)
- S/EEK — Tuhan Tahu Kita Saling Cinta (Fajar Noor)
- Yoseph Sitompul — Teh Hijau (Tulus)
Album Pop Terbaik
- Berusaha di Bawah Hujan — Idgitaf (Idgitaf Musik)
- Dalam Dinamika — Perunggu (Podium Ent.)
- Iqro’ — Raim Laode (Halemia (SoundOn))
- Retrospektif — Afgan (Trinity Optima Production)
- Semoga Hanya di Mimpi — Bernadya (JUNI Records)
Bidang Rock
Artis Solo/Grup/Kolaborasi Rock Terbaik
- 510 — Ritual (Spiritual)
- For Revenge dan Stand Here Alone — UKYdS (Perayaan Patah Hati – Babak 2)
- Pee Wee Gaskins — Bermimpi (Salute From Pee Wee Gaskins)
- Stereo Wall — Sisa Asa (Sisa Asa)
- Sukses Lancar Rejeki — Ke Pasar Bareng Emak (Bisa Meledak)
Album Rock Terbaik
- ABG (Akbar Bagus Giox) — ABG (Akbar Bagus Giox) (Bend And Break Records)
- Bisa Meledak — Sukses Lancar Rejeki (Kobra Musik)
- Jahanam — Black Horses (FireFly Records)
- Salute From Pee Wee Gaskins — Pee Wee Gaskins (Wecord Evermore Indonesia)
- Spiritual — 510 (510 Records)
Bidang Jazz
Artis Jazz Terbaik
- Alonzo Brata — Simple Pleasures (Simple Pleasures)
- Dwiki Dharmawan — Anagnorisis (Anagnorisis)
- Indra Lesmana — Fainted Light (Fainted Light)
- Sri Hanuraga — After so What (Provincializing Bebop)
- Tohpati Bigband — Secret Agent (Secret Agent)
Artis Jazz Alternatif Terbaik
- Arumtala — Salam Sehat (Salam Sehat)
- Erwin Gutawa — Parasit (Parasit)
- Hasan Nasution — Kekacauan Di C Major in Bm (Solace)
- Societeit de Harmonie — Petir (Ungkapan)
- Song Brothers, Annisya, dan Tommy Pratomo — Afterglow (Afterglow)
Album Jazz / Jazz Alternatif Terbaik
- 44 — Aditya Ong Trio (Silver 7 Records)
- Anagnorisis — Dwiki Dharmawan (Musikita Records)
- Provincializing Bebop — Sri Hanuraga (Divisi62)
- The Great Indonesian Songbook, Vol.1 — Kevin Yosua Big 6 (Silver 7 Records)
- Ungkapan — Societeit de Harmonie (Kuatimane Records)
Bidang Soul/R&B
Artis Solo Soul/R&B Terbaik
- Afgan — Kacamata (Retrospektif)
- Assia Keva — Baby July (Forevermore)
- Farrel Hilal — Keliling (Keliling)
- RINNI — Mulai (Superstar)
- Salma Salsabil — Hatchu!! (Hatchu!!)
Duo/Grup/Kolaborasi Soul/R&B Terbaik
- Isyana Sarasvati dan Kamga — Be Alright (EKLEKTIKO)
- Moneva dan Imelda Lizal — The Idea of You (The Idea of You)
- Rafi Sudirman dan GAC (Gamaliel Audrey Cantika) — Kisah Kasih di Jakarta (Hari Ini, Esok & Selamanya)
- Rayi Putra dan Farrel Hilal — GOAT (GOAT)
- Thee Marloes — I’d Be Lost (Di Hotel Malibu)
Artis Solo Soul/R&B Alternatif Terbaik
- Andien — Jatuh Pelan (Sehidup Semusik)
- Inis — Dancing Thru The Fire (Nocturne to Sunrise)
- Jinan Laetitia — Pemula (Pemula)
- Matter Mos — Aturan Cinta (Aturan Cinta)
- Noni — Too Lovely (Pissed Me Off / Bored Me To Death)
Duo/Grup/Kolaborasi Soul/R&B Alternatif Terbaik
- Bayu Risa, NSG, dan Sailormoney — Get 2 U (Get 2 U)
- Fathan Maulana dan Monica Karina — Figaro (Figaro)
- Galdive — 20 Weeks (20 Weeks)
- Omemi, Grace Sahertian, dan Nathania Jualim — One Day (One Day)
- Tadi dan Dony Manurung — Waktu Kecil (Semua Dari Satu)
Bidang Dangdut
Artis Solo Wanita Dangdut Terbaik
- Erie Suzan — Berkeping-Keping (Berkeping-Keping)
- Iis Dahlia — Lautan Dustamu (Lautan Dustamu)
- Lesti — Kura Kura Dalam Perahu (Kura Kura Dalam Perahu)
- Sridevi — Terpesona (Terpesona)
- Tasya — Teman Jadi Nyaman (Teman Jadi Nyaman)
Artis Solo Pria Dangdut Terbaik
- Adibal — Yang Penting Uang (Yang Penting Uang)
- Afan — Kepalsuanmu (Kepalsuanmu)
- Fildan — Berjuta Bahagia (Berjuta Bahagia)
- Rhoma Irama — Senyum (Senyum)
- Zainul Basyar — Jangan Fitnah (Jangan Fitnah)
Artis Solo Dangdut Alternatif Terbaik
- Gunawan — Terjebak Rasa Nyaman (Terjebak Rasa Nyaman)
- Lady Rara — Awal Bahtera (Awal Bahtera)
- Melly Lee — Tajamnya Karang (Tajamnya Karang)
- Selfi Yamma — Pelukan Nyata (Pelukan Nyata)
- Sridevi — Buta Karena Cinta (Buta Karena Cinta)
Duo/Grup/Kolaborasi Dangdut Terbaik
- Adibal, Erie Suzan, dan Gen’Star — Pentas (Pentas)
- Mila DA7 dan Valen DA7 — Meleleh Bahagia (Meleleh Bahagia)
- Qemil Zain dan Ira Swara — Kesal Menunggu (Kesal Menunggu)
- Trio Menyala — Siap Melamar (Siap Melamar)
- Zainul Basyar dan Bulan Madhani — Bukan Cinta Rahasia (Bukan Cinta Rahasia)
Bidang Lagu Anak-Anak
Artis Solo Anak-Anak Terbaik
- Etenia Croft — Sahabat Terbaik (Sahabat Terbaik)
- Jasmine Ayudhya — Potong Bebek Angsa (Potong Bebek Angsa)
- Leika Garudita — Ulang Tahun (Ulang Tahun)
- Mazaya Amania — Gajah & Semut (Gajah & Semut)
- Prince Poetiray — Cinta Untuk Mama (Cinta Untuk Mama)
Duo/Grup/Kolaborasi Anak-Anak Terbaik
- Glitter — Jangan Lupain Kita (Jangan Lupain Kita)
- Kidos Band — Kamu Kamu Temanku (We Shine)
- Luisa Adreena dan Azamy Syauqi — Sikilku Iso Muni (Kakiku Bisa Bunyi) [OST “Na Willa”]
- Prince Poetiray dan Quinn Salman — Rukun Sama Teman (Rukun Sama Teman)
- Tentang Anak — B.A.I.K (SANG)
Pencipta Lagu Anak-Anak Terbaik
- Arya Aditya Ramadhya, Ilman Ibrahim Isa, dan Anindyo Baskoro — Sikilku Iso Muni (Kakiku Bisa Bunyi) [OST “Na Willa”] (Luisa Adreena, Azamy Syauqi)
- Bemby Gusti, Aufa Kantadireja, dan Debast Jatin — Dunia Kecil Nala (Michelle Yuri, Quinn Salman)
- Fiki Aulia, Zweitson Thegar, Alexandra Jessica, dan Patrick Effendy — Picnic (Arsy Hermansyah)
- Patrick Effendy — Jangan Lupain Kita (Glitter)
- Popo Hanoto — Gajah & Semut (Mazaya Amania)
Penata Musik Lagu Anak-Anak Terbaik
- Arsha Composer dan Andre Lizt — Cahaya Dalam Kotak (SEKAWAN)
- Dwiki Dharmawan — Rukun Sama Teman (Prince Poetiray, Quinn Salman)
- Laleilmanino — Sikilku Iso Muni (Kakiku Bisa Bunyi) [OST “Na Willa”] (Luisa Adreena, Azamy Syauqi)
- Patrick Effendy dan Ben Silaban — Jangan Lupain Kita (Glitter)
- Rian Ekky Pradipta — Jangan Menyerah (Etenia Croft, Rian Ekky Pradipta)
Bidang Alternatif
Artis Solo Alternatif Terbaik
- Arash Buana — April (April)
- Danilla — Pertunjukan Terakhir (Candramawa)
- Kunto Aji — BERANI (BERANI)
- Oslo Ibrahim — SIKLUSIRKUS (SIKLUSIRKUS)
- Sal Priadi — Kepala, Pundak, Kerja Lagi (“Monster Pabrik Rambut”)
Duo/Grup/Kolaborasi Alternatif Terbaik
- Biru Baru — Kalah Lagi (BIRU BARU)
- Dongker dan Jason Ranti — Disarankan Di Bandung (Disarankan Di Bandung)
- Grrrl Gang — Lapdog (Lapdog)
- Reality Club — Finding a Catholic Man to Love The Love of My Life (Who Knows Where Life Will Take You?)
- The SIGIT — Bread & Circus (Bread & Circus)
Album Alternatif Terbaik
- 11 — eleventwelfth (Angular/Momentum)
- Candramawa — Danilla (Laguland)
- Don’t Know and I Dongker — Dongker & Jason Ranti (Greedy Dust Records)
- Langit — Rrag (Kolibri Rekords)
- Who Knows Where Life Will Take You? — Reality Club (Reality Club/Universal Music Indonesia)
Bidang Keroncong
Artis Keroncong/Stambul/Langgam/Asli Terbaik
- Amrih Basuki Purnomo — Langgam Telaga Sarangan (Langgam Telaga Sarangan)
- Mira Kirana — Penganten Anyar (Penganten Anyar)
- OK. Jibaku dan Kanjeng Doso — Keroncong Jawa Kangen (Keroncong Jawa Kangen)
- Paramitha Putri Nirmala — Kr. Meraih Rembulan (Kr. Meraih Rembulan)
- Paramitha Putri Nirmala — Keroncong Nuansa Kebangsaan (Keroncong Nuansa Kebangsaan)
Artis Keroncong/Stambul/Langgam/Ekstra/Alternatif Terbaik
- Keroncong Sahadja — Aduh Tante (Aduh Tante)
- Kerontjong Raj
➡️ Baca Juga: Samsung Luncurkan Kartu microSD T7 dan T9 di Indonesia: Kapasitas dan Harga Terbaru
➡️ Baca Juga: KPAI Menyatakan Anak Luka Bakar di Tasikmalaya Mengalami Trauma Psikologis Serius