Pola modern pendekatan analisa terarah slot

Metode premium slot online untuk hasil stabil

Strategi terarah slot online untuk hasil optimal

Analisa kinerja pola modern slot online

Teknik unggulan analisa pola harian slot

Strategi rahasia slot online untuk performa optimal

Strategi maksimal analisa terkini slot online

Teknik unggulan slot online untuk kinerja

slot depo 10k slot depo 10k
Foto

Tim SAR Lakukan Evakuasi Korban Longsor di TPST Bantargebang Secara Profesional

Tim SAR yang terdiri dari berbagai unit, telah berjibaku dalam proses evakuasi korban longsor di TPST Bantargebang. Peristiwa nahas ini terjadi di Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, dimana gunung sampah di area tempat pengolahan sampah ini longsor dan menimbun sejumlah korban.

Penemuan Korban

Menurut Romli Prasetyo, Humas Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) DKI Jakarta, pihaknya telah menemukan satu jenazah korban pada siang hari. Dengan penemuan ini, total korban yang meninggal dunia akibat longsor di TPST Bantargebang menjadi lima orang. “Kami masih melakukan pencarian terhadap empat orang lainnya yang diperkirakan masih tertimbun,” ujarnya.

Sejauh ini, Basarnas DKI Jakarta mencatat 13 orang menjadi korban longsor tersebut. Empat diantaranya berhasil selamat, yaitu Budiman, Joha, Safifudin, dan Slamet.

Identitas Korban

Korban yang meninggal dunia teridentifikasi sebagai pemilik warung Enda Widayanti (50), pemilik warung Sumine (60), dan dua supir truk yaitu Dedi Sutrisno dan Irwan Supriatin. “Satu korban lainnya baru saja ditemukan dan saat ini kami masih terus mencari empat korban lain yang belum ditemukan,” tambah Romli.

Upaya Pencarian dan Evakuasi

Untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban longsor di TPST Bantargebang, sebanyak 366 personel gabungan telah dikerahkan. Mereka berasal dari berbagai unit, seperti Kantor SAR Jakarta, Unit Siaga SAR Bekasi, Polres Metro Bekasi, Polsek Bantar Gebang, Koramil, Damkar Bekasi, TNI Batalyon Armed 7/Biring Galih, Dalmas Polda Metro Jaya, Satbrimobda, Ditsamapta dan lainnya.

Alat dan Metode Pencarian

Dalam proses pencarian ini, tim SAR gabungan menggunakan alat berat seperti beko dan unit satra atau K-9 untuk mencari tanda-tanda keberadaan korban. “Kami juga telah menyiapkan alat bantuan lain untuk melakukan evakuasi,” jelas Romli.

Melalui kerja keras dan dedikasi para petugas, proses pencarian dan evakuasi korban longsor di TPST Bantargebang terus berjalan. Meski menghadapi kondisi yang sulit dan berbahaya, mereka tidak kenal lelah dalam upaya menemukan dan menyelamatkan korban. Ini adalah bukti dari profesionalisme dan komitmen mereka dalam menjalankan tugas, yang diharapkan dapat memberikan harapan dan kelegaan bagi keluarga korban.

➡️ Baca Juga: Lalala Festival Resmi Undang Olivia Dean untuk Pertunjukan Tahun Depan

➡️ Baca Juga: Brunei Belajar dari Transformasi Energi Indonesia, Tertarik Diversifikasi Pembangkit dan Teknologi EOR

Related Articles

Back to top button