Mahasiswa ITS Kembangkan Sanitary On The Go untuk Mempermudah Akses Sanitasi di Ruang Publik

Di tengah tantangan yang dihadapi dalam menyediakan akses produk sanitasi yang memadai bagi perempuan di ruang publik, inovasi menjadi kunci dalam mencari solusi efektif. Salah satu inovasi yang muncul adalah Sanitary On The Go (SOTG), sebuah mesin penjual pembalut otomatis yang dikembangkan oleh tim mahasiswa dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Inisiatif ini tidak hanya menjawab masalah aksesibilitas, tetapi juga memperhatikan privasi pengguna dalam proses pembelian.
Inovasi untuk Akses Sanitasi yang Lebih Baik
Dalam pandangan Muhammad Fikri Kusumadinata, salah satu anggota tim pengembang SOTG, sistem yang ada saat ini belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan pengguna. Akses terhadap produk sanitasi di ruang publik seringkali terhambat oleh proses yang rumit dan kurangnya privasi. Untuk mengatasi isu ini, ia menciptakan sebuah solusi yang menggabungkan teknologi otomasi dengan layanan digital. “Dengan hadirnya SOTG, kami ingin memudahkan pembelian produk sanitasi tanpa mengabaikan hak privasi pengguna,” jelas Fikri.
Desain dan Teknologi di Balik SOTG
SOTG dirancang sebagai mesin penjual otomatis yang memanfaatkan Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Dengan menggunakan antarmuka layar sentuh, pengguna dapat membeli pembalut dengan mudah dan cepat, serta melakukan pembayaran melalui metode non-tunai. “Kami memastikan bahwa proses pembelian dirancang sederhana dan efisien, sehingga pengguna tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan produk yang mereka butuhkan,” tambah Fikri, yang merupakan mahasiswa dari Departemen Teknik Elektro Otomasi (DTEO) di Fakultas Vokasi ITS.
Dari sisi teknis, sistem SOTG dibangun dengan arsitektur yang mengintegrasikan antarmuka pengguna, server lokal, layanan Cloud, dan perangkat keras fisik. Fikri mengungkapkan bahwa setiap komponen tersebut berfungsi secara harmonis. “Dengan sistem ini, kami dapat memantau data transaksi, persediaan, dan kondisi mesin secara real-time dari jarak jauh,” ujarnya.
Performa Stabil dan Konsisten
Pengujian awal yang dilakukan menunjukkan bahwa SOTG memiliki performa yang stabil dalam distribusi produk. Waktu yang diperlukan untuk mengeluarkan produk hanya dalam hitungan detik, dengan tingkat konsistensi yang tinggi. “Kami juga menemukan bahwa komunikasi data antar subsistem berjalan dengan latensi yang rendah, memastikan respon yang cepat,” ungkap Fikri.
Potensi Penerapan di Berbagai Sektor
Fikri percaya bahwa inovasi ini memiliki potensi besar untuk diterapkan di berbagai lingkungan, mulai dari institusi pendidikan, fasilitas umum, hingga kawasan perkantoran. Kehadiran mesin SOTG akan memberikan akses yang lebih baik terhadap produk sanitasi, terutama di lokasi-lokasi dengan tingkat mobilitas yang tinggi. “Inovasi ini sangat relevan untuk membantu perempuan mendapatkan akses yang dibutuhkan di tempat-tempat umum,” jelasnya.
Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Ke depannya, Fikri berharap pengembangan SOTG dapat dilanjutkan untuk menciptakan fitur-fitur yang lebih adaptif dan siap diterapkan secara luas. Inovasi ini tidak hanya sekadar memberikan solusi praktis, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada poin ke-3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta poin ke-9 terkait dengan Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.
Manfaat SOTG bagi Pengguna
Berikut adalah beberapa manfaat yang ditawarkan oleh Sanitary On The Go:
- Akses mudah dan cepat ke produk sanitasi di ruang publik.
- Meningkatkan privasi pengguna saat membeli produk.
- Pembayaran non-tunai yang lebih aman dan praktis.
- Monitoring stok dan transaksi secara real-time.
- Implementasi teknologi modern untuk solusi sanitasi.
Kesimpulan yang Menginspirasi
Inovasi seperti Sanitary On The Go tidak hanya menghadirkan solusi untuk masalah aksesibilitas produk sanitasi, tetapi juga menunjukkan bagaimana teknologi dapat berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat, khususnya perempuan. Dengan terus mengembangkan dan menerapkan inovasi ini, diharapkan akan tercipta lingkungan yang lebih inklusif dan mendukung kesehatan serta kesejahteraan bagi semua pengguna.
➡️ Baca Juga: Xiaomi SU7 2026 Ludes dalam Hitungan Menit, Buktikan Taring EV Baru
➡️ Baca Juga: Strategi Efektif Mengurangi Kesalahan Individu dalam Pertahanan Tim Sepak Bola Profesional