Apresiasi Literasi 2026 di Banjar, Penghargaan Diberikan kepada Tokoh dan Sekolah Terpilih

Dalam rangka mempromosikan budaya literasi, ratusan pegiat dari berbagai kalangan, termasuk komunitas, sekolah, dan pemerintah, berkumpul di halaman SMA Negeri 1 Banjar. Acara tersebut merupakan bagian dari agenda ‘Apresiasi Literasi 2026’ yang diselenggarakan oleh Yayasan Ruang Baca Komunitas (YRBK), bersamaan dengan peringatan sepuluh tahun berdirinya yayasan ini.

Meriahnya Apresiasi Literasi 2026

Agenda ini dimeriahkan dengan beragam kegiatan, mulai dari parade pantun hingga lomba fotografi, pameran karya literasi, serta layanan kesehatan gratis yang disediakan oleh Tim Medis PKU Muhammadiyah Banjar. Suasana acara sangat hidup, terlihat dari antusiasme siswa, guru, dan masyarakat yang aktif mengunjungi berbagai stan pameran buku yang disediakan.

Pernyataan Kepala Sekolah

Drs. Bambang Sukarsono, M.Pd., selaku Kepala SMA Negeri 1 Banjar, menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai tuan rumah acara ini. “Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mempercayakan lokasi ini untuk kegiatan yang sangat penting. Semoga acara ini dapat memotivasi siswa dan masyarakat untuk lebih mencintai literasi,” ujarnya dalam sambutannya pada Senin, 6 April 2026.

Apresiasi dari Pemerintah Kota Banjar

Pemerintah Kota Banjar juga menunjukkan dukungan yang kuat terhadap kegiatan literasi ini. Dr. Neni Susiani, S.Pd., M.Pd., Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), hadir mewakili pemerintah dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada YRBK. Ia menyatakan bahwa komitmen YRBK selama sepuluh tahun terakhir sangat patut dicontoh. “Semangat yang ditunjukkan oleh YRBK luar biasa. Selama satu dekade, mereka telah berkontribusi besar dalam memajukan literasi di Kota Banjar,” ungkapnya.

Highlight Acara dan Penghargaan

Puncak acara ‘Apresiasi Literasi 2026’ adalah prosesi pemberian Penghargaan Peduli Literasi. Acara ini dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Sekretaris YRBK, Ivan Mahendrawanto, S.H. Selanjutnya, sejumlah tokoh dan lembaga yang berkontribusi dalam dunia literasi dipanggil ke panggung untuk menerima penghargaan dari pendiri YRBK, Sofian Munawar.

Para Penerima Penghargaan

Dalam kategori individu, penghargaan diberikan kepada beberapa tokoh berpengaruh, antara lain:

Sementara itu, penghargaan untuk kategori sekolah diberikan kepada:

Signifikansi Kegiatan Literasi

Acara ‘Apresiasi Literasi 2026’ tidak hanya sekadar merayakan prestasi, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya literasi dalam kehidupan sehari-hari. Literasi merupakan fondasi untuk membangun masyarakat yang cerdas dan berpengetahuan. Dalam konteks ini, kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya membaca dan menulis sejak usia dini.

Peran Komunitas dalam Mendorong Literasi

Komunitas memiliki peran yang sangat vital dalam mempromosikan literasi. Melalui berbagai program dan kegiatan, komunitas dapat menyebarkan semangat literasi ke seluruh lapisan masyarakat. Beberapa cara yang dapat dilakukan oleh komunitas antara lain:

Harapan untuk Masa Depan Literasi di Banjar

Melihat semangat yang ditunjukkan dalam acara ini, harapan untuk masa depan literasi di Banjar semakin cerah. Diharapkan, dengan adanya dukungan dari semua pihak, kegiatan literasi akan semakin berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Keterlibatan aktif dari berbagai elemen dalam masyarakat akan menjadi kunci untuk menciptakan budaya literasi yang kuat.

Kesimpulan

Apresiasi Literasi 2026 di Banjar menjadi sebuah tonggak penting dalam perjalanan pengembangan literasi di daerah ini. Dengan dukungan dari pemerintah, komunitas, dan masyarakat, kita dapat berharap untuk melihat kemajuan yang signifikan dalam literasi di masa mendatang. Setiap langkah kecil yang diambil hari ini akan berkontribusi pada pembentukan masyarakat yang lebih cerdas dan berpengetahuan di masa depan.

➡️ Baca Juga: Latihan Badminton Efektif untuk Menjaga Kondisi Fisik Tetap Optimal dan Sehat

➡️ Baca Juga: Kasus Pelecehan Mahasiswa FH UI, JPPI Mendesak Penetapan Status Darurat Kekerasan Pendidikan

Exit mobile version