Man United Takluk di Tangan Man City: The Citizens Menang Meski Bermain dengan 10 Pemain

Dalam sebuah laga yang penuh drama dan ketegangan, Manchester United harus menghadapi kenyataan pahit saat mereka takluk 0-1 di tangan rival sekota mereka, Manchester City. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Old Trafford pada 13 September 2026 ini menciptakan sorotan tersendiri, terutama karena City harus bermain dengan 10 pemain setelah kartu merah yang diterima Phil Foden. Meskipun dalam kondisi kurang pemain, The Citizens berhasil mengatasi tekanan dan meraih kemenangan krusial dalam Derby Manchester ini.
Awal Pertandingan yang Dinamis
Sejak peluit awal dibunyikan, Manchester United menunjukkan inisiatif dengan berusaha mengambil alih kendali permainan. Pada menit ke-11, Marcus Rashford melakukan intercept di lini tengah dan segera membangun serangan cepat. Ia mengirimkan umpan kepada Matheus Cunha, namun sayangnya penyelesaian akhir Cunha masih melenceng dari sasaran. Peluang pertama ini menjadi sinyal bagi MU untuk terus menekan pertahanan City.
Namun, Manchester City tak tinggal diam. Pada menit ke-19, sebuah kesalahan dari Bruno Fernandes memberikan kesempatan bagi Erling Haaland untuk mengancam gawang United. Beruntung bagi tim tuan rumah, Harry Maguire dan Lisandro Martinez berhasil menghalau peluang tersebut, menjaga gawang mereka tetap aman.
Insiden Kartu Merah yang Mengubah Jalannya Pertandingan
Ketegangan dalam pertandingan semakin meningkat menjelang pertengahan babak pertama. Pada menit ke-23, Phil Foden terpaksa menerima kartu merah dari wasit setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Bruno Fernandes. Foden mengangkat kakinya dan mengenai bagian perut Fernandes dalam sebuah duel yang kontroversial. Dengan keputusan ini, Manchester City harus bermain dengan 10 pemain hingga akhir laga, yang seharusnya memberikan keuntungan bagi United.
Namun, meski dalam keadaan kurang jumlah pemain, City menunjukkan ketahanan dan kemampuan mereka dalam menguasai bola serta membangun serangan melalui umpan-umpan pendek yang terorganisir. Hingga jeda babak pertama, tidak ada gol yang tercipta, sehingga skor tetap 0-0.
Gol Penentu dari Haaland
Memasuki babak kedua, situasi berubah ketika Manchester City berhasil mencetak gol pada menit ke-60. Erling Haaland, penyerang asal Norwegia, menerima umpan matang dan melepaskan tembakan rendah yang tidak mampu dihentikan oleh kiper United, Lammens. Gol tersebut memperlihatkan kemampuan City untuk tetap berbahaya meskipun bermain dengan satu pemain lebih sedikit.
Usai gol tersebut, Manchester City hampir menggandakan keunggulan mereka tujuh menit kemudian. Enzo Fernandez mendapatkan ruang yang cukup untuk melepaskan tembakan keras, namun bola hanya mengenai bagian luar tiang gawang. Peluang ini menjadi pengingat bagi United bahwa meski City bermain dengan 10 pemain, mereka masih menjadi ancaman nyata.
Tekanan Berlanjut dari Manchester United
Setelah tertinggal satu gol, Manchester United meningkatkan intensitas serangan mereka. Setan Merah berusaha memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk menciptakan peluang. Namun, pertahanan Manchester City yang disiplin, dipimpin oleh Ruben Dias dan Marc Guehi, mampu menahan setiap upaya yang dilakukan oleh MU untuk meraih gol penyama kedudukan.
- Performa solid dari Harry Maguire dan Lisandro Martinez dalam menjaga pertahanan.
- Ketangguhan tim City meski bermain dengan 10 pemain.
- Peluang emas yang gagal dimanfaatkan oleh Matheus Cunha.
- Kesalahan fatal Bruno Fernandes yang berujung pada peluang bagi Haaland.
- Keberanian Enzo Fernandez yang hampir menggandakan skor City.
Ketika wasit meniup peluit panjang, skor tetap 1-0 untuk kemenangan Manchester City. Ini menjadi momen penting dalam perjalanan kedua tim di Premier League musim ini, dengan City menunjukkan bahwa mereka tetap menjadi pesaing tangguh meski menghadapi kesulitan.
Susunan Pemain di Laga Derby Manchester
Berikut adalah susunan pemain yang diturunkan oleh kedua tim dalam pertandingan ini:
Manchester United
- Lammens (Kiper)
- Dalot
- Maguire
- Lisandro Martinez
- Dorgu
- Tielemans
- Mainoo
- Mbeumo
- Rashford
- Bruno Fernandes
- Cunha
Pelatih: Michael Carrick
Manchester City
- Donnarumma (Kiper)
- Nunes
- Dias
- Guehi
- Gvardiol
- Enzo Fernandez
- Elliot Anderson
- Foden
- Semenyo
- Cherki
- Haaland
Pelatih: Enzo Maresca
Dengan hasil ini, Manchester City kembali menegaskan posisi mereka sebagai salah satu tim terkuat di Premier League, sementara Manchester United harus mengevaluasi performa mereka untuk menghadapi laga-laga selanjutnya. Derby Manchester kali ini meninggalkan banyak pelajaran, terutama tentang bagaimana tim yang terkurung bisa tetap bersaing dan meraih hasil positif.
➡️ Baca Juga: Wamentan Sudaryono Temani Presiden Prabowo dalam Sidak Gudang Bulog Danurejo
➡️ Baca Juga: Lautaro Martinez Memilih Bertahan di Inter Milan Meski Dikejar Barcelona