Legenda Dota 2 EG UniVeRsE Pensiun dan Memasuki Dunia AI Bersama IBM

Jakarta – Nama Sahil “UniVeRsE” Arora telah menjadi salah satu ikon dalam sejarah kompetitif Dota 2. Setelah menghabiskan bertahun-tahun berkarier sebagai pemain profesional dan meraih trofi The International 2015 bersama Evil Geniuses, UniVeRsE kini melangkah ke fase baru dalam hidupnya dengan memasuki dunia teknologi. Ia baru-baru ini bergabung dengan IBM, di mana ia terlibat dalam proyek-proyek terkait machine learning dan infrastruktur AI. Perubahan karier ini mencerminkan evolusi yang signifikan setelah meninggalkan dunia kompetisi Dota 2.
Perjalanan Karier Dota 2 UniVeRsE
UniVeRsE telah menghabiskan lebih dari delapan tahun berkompetisi di arena Dota 2. Selama perjalanan kariernya, ia berhasil berpartisipasi dalam tujuh edisi The International dan meraih lebih dari USD3 juta dalam bentuk hadiah. Perjalanan menuju kesuksesannya dimulai saat ia memperkuat berbagai tim kompetitif. Ia debut di panggung internasional pada The International pertama bersama Online Kingdom sebelum akhirnya bergabung dengan Evil Geniuses pada tahun 2012.
Setelah periode singkat bersama Team Dignitas, di mana ia mendapatkan reputasi sebagai salah satu offlaner terkemuka berkat kemampuan strategisnya dan pengambilan keputusan yang tepat, UniVeRsE kembali ke Evil Geniuses. Di sinilah ia mencatat sejumlah pencapaian luar biasa, termasuk puncak kariernya di The International 2015.
Mengangkat Trofi The International 2015
The International 2015 merupakan tonggak penting dalam karier UniVeRsE. Dalam turnamen tersebut, ia berperan krusial dalam membantu Evil Geniuses meraih gelar juara dunia Dota 2 dan mengangkat trofi Aegis of Champions. Keterampilan UniVeRsE dalam menganalisis permainan dan menciptakan momentum menjadi kunci keberhasilan timnya. Setahun setelahnya, Evil Geniuses kembali menunjukkan performa yang menjanjikan di The International 2016, namun mereka harus puas di posisi ketiga.
Setelah itu, perjalanan UniVeRsE mulai menghadapi tantangan yang lebih kompleks. Meskipun terus berkompetisi di Dota 2, ia tampil di beberapa organisasi yang berbeda.
Perubahan Karier dan Pengalaman di Asia Tenggara
Perubahan signifikan terjadi saat UniVeRsE berpisah dengan Evil Geniuses pada bulan Desember. Ia kemudian berstatus sebagai free agent sebelum bergabung dengan Fnatic, sebuah tim dari Asia Tenggara, dengan harapan untuk meraih tempat di The International 2018. Meskipun Fnatic berhasil melewati babak kualifikasi, perjalanan mereka di turnamen utama berakhir di posisi 13–16.
Setelah TI8, UniVeRsE kembali ke Amerika Utara dan bergabung dengan Quincy Crew, yang kemudian diakuisisi oleh Forward Gaming. Musim 2018–2019 memberikan peluang baru saat tim tersebut berhasil mengumpulkan poin DPC yang kompetitif. Namun, pada Maret 2019, UniVeRsE memutuskan untuk berpisah dengan tim dan mengambil waktu untuk beristirahat, melewatkan The International untuk pertama kalinya dalam kariernya.
Kembali ke Kompetisi Sebelum Pensiun
Setelah jeda, UniVeRsE kembali ke dunia kompetitif pada musim DPC 2019–2020 dengan bergabung bersama Ninjas in Pyjamas. Di sini, ia kembali bermain dengan Peter “PPD” Dager, mantan rekan setimnya saat menjuarai The International 2015. Sayangnya, perjalanan ini juga terpengaruh oleh pandemi COVID-19 yang mengganggu seluruh ekosistem esports global. Akhirnya, UniVeRsE memutuskan untuk meninggalkan tim dan resmi pensiun sebagai pemain profesional pada tahun 2020.
Transisi Menuju Dunia Teknologi
Setelah pensiun, UniVeRsE mulai mengalihkan fokusnya dari dunia esports ke bidang teknologi. Peralihan ini merupakan langkah yang natural mengingat keterampilan analitis dan kemampuan adaptasi yang ia peroleh selama berkompetisi. Pada bulan Maret 2025, UniVeRsE resmi bergabung dengan IBM, di mana ia terlibat dalam proyek terkait machine learning dan infrastruktur perangkat lunak.
Informasi yang tersedia menunjukkan bahwa ia juga berperan dalam pelatihan model bahasa dan pengembangan sistem untuk software agent. Meskipun detail mengenai proyek spesifik yang sedang dikerjakan belum terungkap, perubahan karier ini menegaskan bahwa keterampilan yang dibangun selama berkarier di esports dapat diterapkan secara luas dalam berbagai bidang, terutama yang berkaitan dengan analisis dan pemecahan masalah.
Dari Aegis ke Teknologi AI
Perjalanan UniVeRsE menggambarkan transformasi dari seorang atlet esports yang berjuang untuk meraih kemenangan dalam pertandingan Dota 2 menjadi seorang profesional di bidang teknologi AI. Selama masa aktifnya sebagai pemain, ia terbiasa untuk mempelajari strategi, menganalisis pola permainan lawan, beradaptasi dengan berbagai situasi, dan bekerja sama dalam tim. Semua pengalaman ini menjadi fondasi yang kuat saat ia melangkah ke dunia baru di IBM.
Bagi para penggemar Dota 2, nama UniVeRsE akan selalu diingat sebagai salah satu pahlawan yang sukses bersama Evil Geniuses di The International 2015. Kini, setelah meninggalkan panggung kompetitif, ia melanjutkan perjalanan profesionalnya di bidang teknologi dengan semangat yang sama.
➡️ Baca Juga: Siapkan Perjalanan Haji Anda: Gunakan Tabir Surya SPF Tinggi untuk Lindungi Kulit dari Sinar Matahari
➡️ Baca Juga: Temukan Pilihan Co-Living Fleksibel di Bintaro untuk Apartemen Anda